Cerita Dewasa Dipaksa Ngentot Sama Pembantu dan Majikan

Cerita Seks Dewasa Setelah Sebelumnya ada Cerita Bokep Dewasa Teman Kuliahku Yang Haus Akan Seks Kini Bahancoli mempersembahkan sebuah bahan cerita yang berjudul “Cerita Dewasa Dipaksa Ngentot Sama Pembantu dan Majikan” Kisah ini asli dialami langsung dari sang penulis. Selamat Membaca dan menikmati bahan coli yang bisa meningkatkan libido ngentot anda dan pastinya anda bakal coli terus… Ayok Pasukan coli Serbuuu

Akhirnya aku hanya bisa main-main saja sebab meski aku anak laki-laki satu-satunya aku mau kerja masih belum kuat dan takut untuk pergi merantau tanpa ada yang mengajak. Suatu ketika ada saudara Bapakku yang datang dengan seorang tamu laki-laki. Kata pamanku dia membutuhkan orang yang mau menjaga rumahnya dan merawat taman. Setelah aku berpikir panjang aku akhirnya mau dengan mempertimbangkan keadaan Ibuku. Berangkatlah aku ke kota Jember tepatnya di perumahan daerah kampus. Aku terkagum-kagum dengan rumah juragan baruku ini, disamping rumahnya besar halamannya juga luas. Juraganku sebut saja namanya Pak Budi, Ia Jajaran direksi Bank ternama di kota Jember, Ia mempunya dua Anak Perempuan yang satu baru saja berkeluarga dan yang bungsu kelas 3 SMA namanya Kristy, usianya kira-kira 18 tahun.

Sedangkan istrinya membuka usaha sebuah toko busana yang juga terbilang sukses di kota tersebut, dan masih ada satu pembantu perempuan Pak Budi namanya Bu Maya usianya kira-kira 27 tahun. Teman Kristy banyak sekali setiap malam minggu selalu datang kerumah kadang pulang sampai larut malam, hingga aku tak bisa tidur sebab harus nunggu teman Non Kristy pulang untuk mengunci gerbang, kadang juga bergadang sampai pukul 04.00. Mungkin kacapekan atau memang ngantuk usai bergadang malam minggu, yang jelas pagi itu kamar NonKristy masih terkunci dari dalam. Aku nggak peduli sebab bagiku bukan tugasku untuk membuka kamar Non Kristy, aku hanya ditugasi jaga rumah ketika Pak Budi dan Istrinya Pergi kerja dan merawat tamannya saja.

Cerita Dewasa Dipaksa Ngentot Sama Pembantu dan Majikan

Cerita Dewasa Dipaksa Ngentot Sama Pembantu dan Majikan
Cerita Dewasa Dipaksa Ngentot Sama Pembantu dan Majikan

Pagi itu Pak Budi dan Istrinya pamitan mau keluar kota, katanya baru pulang minggu malam sehingga dirumah itu tinggal aku, Bu Maya dan Non Kristy. Jam sudah menunjukkan pukul 08.00 tapi Non Kristy masih belum bangun juga dan Bu Maya sudah selesai memasak. “Dennis, aku mau belanja tolong pintu gerbang dikunci.”
“Iya Bu!” jawabku sambil menyiram tanaman didepan rumah. Setelah Bu Maya pergi aku mengunci pintu gerbang. Setelah selesai menyiram taman yang memang cukup luas aku bermaksud mematikan kran yang ada di belakang. Sesampai didepan kamar mandi aku mendengar ada suara air berkecipung kulihat kamar Non Kristy sedikit terbuka berarti yang mandi Non Kristy. Tiba-tiba timbul niat untuk mengintip. Aku mencoba mengintip dari lubang kunci.

ternyata tubuh Non Kristy mulus dan susunya sangat kenyal, kuamati terus saat Non Kristy menyiramkan air ke tubuhnya, dengan perasaan berdegap aku masih belum beranjak dari tempatku semula. Baru pertama ini aku melihat tubuh perempuan tanpa tertutup sehelai benang. Sambil terus mengintip, tanganku juga memegangi kontolku yang memang sudah tegang, kulihat Non Kristy membasuh sabun keseluruh badannya aku nggak melewatkan begitu saja sambil tanganku terus memegangi kontol. Aku cepat-cepat pergi, sebab Non Kristy sudah selesai mandinya namun karena gugup aku langsung masuk ke kamar WC yang memang berada berdampingan dengan kamar mandi, disitu aku sembunyi sambil terus memegangi kontolku yang dari tadi masih tegang.

Cukup lama aku di dalam kamar WC sambil terus membayangkan yang baru saja kulihat, sambil terus merasakan nikmat aku tidak tahu kalau Bu Maya berada didepanku. Aku baru sadar saat Bu Maya menegurku,
“Ayo.. ngapain kamu.” Aku terkejut cepat-cepat kututup resleting celanaku, betapa malunya aku. “Ng.. nggak Bu..” kataku sambil cepat-cepat keluat dari kamar WC. Sialan aku lupa ngunci pintunnya, gerutuku sambil cepat-cepat pergi.Esoknya usai aku menyiram taman, aku bermaksud ke belakang untuk mematikan kran, tapi karena ada Bu Maya mencuci kuurungkan niat itu. “Kenapa kok kembali?” tanya Bu Maya.
“Ah.. enggak Bu..” jawabku sambil terus ngeloyor pergi. “Lho kok nggak kenapa? Sini saja nemani Bibik mencuci, lagian kerjaanmu kan sudah selesai, bantu saya menyiramkan air ke baju yang akan dibilas,” pinta Bu Maya.
Akhirnya akupun menuruti permintaan Bu Maya. Entah sengaja memancing atau memang kebiasaan Bu Maya setiap mencuci baju selalu menaikkan jaritnya diatas lutut, melihat pemandangan seperti itu, jantungku berdegap begitu cepat
“Begitu putihnya paha Bu Maya ini” pikirku, lalu bayanganku mulai nakal dan berimajinasi untuk bisa mengelus-ngelus paha putih Bu Maya.
“Heh! kenapa melihat begitu!” pertanyaan Bu Maya membuyarkan lamunanku
“Eh.. ngg.. nggak Bu” jawabku dengan gugup.
“Sebentar Bu, aku mau buang air besar” kataku, lalu aku segera masuk kedalam WC, tapi kali ini aku tak lupa untuk mengunci pintunya.

Cerita Dewasa Dipaksa Ngentot Sama Pembantu dan Majikan – Didalam WC aku hanya bisa membayangkan paha mulus Bu Maya sambil memegangi kontolku yang memang sudah menegang cuma waktu itu aku nggak merasakan apa-apa, cuma kontol ini tegang saja. Akhirnya aku keluar dan kulihat Bu Maya masih asik dengan cucianya. “Ngapain kamu tadi didalam Den?” tanya Bu Maya.
“Ah.. nggak Bu cuma buang air besar saja kok,” jawabku sambil menyiramkan air pada cuciannya Bu Maya. “Ah yang bener? Aku tahu kok, aku tadi sempat menguntit kamu, aku penasaran jangan-jangan kamu melakukan seperti kemarin ee..nggak taunya benar,” kata Bu Maya “Hah..? jadi Bu mengintip aku?” tanyaku sambil menunduk malu. Tanpa banyak bicara aku langsung pergi. “Lho.. kok pergi?, sini Den belum selesai nyucinya, tenang saja Den aku nggak akan cerita kepada siapa-siapa.

kamu nggak usah malu sama Bu ” panggil Bu Biatun. Kuurungkan niatku untuk pergi.
“Ngomong-ngomong gimana rasanya saat kamu melakukan seperti tadi Den?” tanya Bu Maya. “Ah nggak Bu,”jawabku sambil malu-malu. “Nggak gimana?” tanya Bu Maya seolah-olah mau menyelidiki aku. “Nggak usah diteruskan Bu aku malu.”
“Malu sama siapa? Lha wong disini cuma kamu sama aku kok, Non Kristy juga sekolah, Pak Budi kerja?” kata Bu Maya. “Iya malu sama Bu, sebab Bu sudah tahu milikku,” jawabku. “Oalaah gitu aja kok malu, sebelum tahu milikmu aku sudah pernah tahu sebelumnya milik mantan suamiku dulu, enak ya?” “Apanya Bu?” tanyaku
“Iya rasanya to..?” gurau Bu Maya tanpa memperdulikan aku yang bingung dan malu padanya. “Sini kamu..” kata Bu Maya sambil menyuruhku untuk mendekat, tiba-tiba tangan tangan Bu Maya memegang kontolku.

“Jangan Bu..!!” sergahku sambil berusaha meronta, namun karena pegangannya kuat rasanya sakit kalau terus kupaksakan untuk meronta.Akhirnya aku hanya diam saja ketika Bu Mayamemegangi kontolku yang masih didalam celana pendekku. Pelan tapi pasti aku mulai menikmati pegangan tangan Bu Maya pada kontolku. Aku hanya bisa diam sambil terus melek merem merasakan nikmatnya pegangan tangan Bu Maya. lalu BuMaya mulai melepas kancing celanaku dan melorotkanya kebawah. kontolku sudah mulai tegang dan tanpa rasa jijik Bu Maya Jongkok dihadapanku dan menjilati kontolku. “Ach.. Bu.. geli,” kataku sambil memegangi rambut Bu Maya. Bu Maya nggak peduli dia terus saja mengulum kontolku, Bu Maya berdiri lalu membuka kancing bajunya sendiri tapi tidak semuanya. Cerita Bokep Dewasa

kulihat pemandangan yang menyembul didepanku yang masih terbungkus kain kutang dengan ragu-ragu kupegangi. Tanpa merasa malu, Bu Maya membuka tali kutangnya dan membiarkan aku terus memegangi susu Bu Maya, dia mendesah sambil tangannya terus memegangi kontolku. Tanpa malu-malu kuemut pentil Bu Maya.
“Ach.. Den.. terus Den..” Aku masih terus melakukan perintah Bu Maya, setelah itu Bu Maya kembali memasukkan kontolku kedalam mulutnya. aku hanya bisa mendesah sambil memegangi rambut Bu Maya. “Bu aku seperti mau pipis,” lalu Bu Maya segera melepaskan kulumannya dan menyingkapkan jaritnya yang basah, kulihat Bu Maya nggak memakai celana dalam. “Sini Den..,” Bu Maya mengambil posis duduk, lalu aku mendekat. “Sini.. masukkan kontolmu kesini.” sambil tangannya menunjuk bagian selakangannya.

Dibimbingnya kontolku untuk masuk ke dalam memek Bu Maya.
“Terus Dentarik, dan masukkan lagi ya..” “Iya Bu” kuturuti permintaan Bu Maya, lalu aku merasakan seperti pipis, tapi rasanya nikmat sekali. Setelah itu aku menyandarkan tubuhku pada tembok. “Den.. gimana, tahu kan rasanya sekarang?” tanya Bu Maya sambil membetulkan tali kancingnya. “Iya Bu..”jawabku. Esoknya setiap isi rumah menjalankan aktivitasnya, aku selalu melakukan adegan ini dengan Bu Maya. Saat itu hari Sabtu, kami nggak nyangka kalau Non Kristy pulang pagi. Saat kami tengah asyik melakukan kuda-kudaan dengan Bu Maya, Non Kristy memergoki kami.
” Hah? Apa yang kalian lakukan! Kurang ajar! Awas nanti tak laporkan pada papa dan mama, kalian!” Melihat Non Kristy kami gugup bingung, “Jangan Non.. ampuni kami Non,” rengek Bu Maya. “Jangan laporkan kami pada tuan, Non.”

Akupun juga takut kalau sampai dipecat, akhirnya kami menangis di depan Non Kristy, mungkin Non Kristy iba juga melihat rengekan kami berdua. “Iya sudah jangan diulangi lagi Bu!!” bentak Non Kristy. “Iy.. iya Non,” jawab kami berdua. Esoknya seperti biasa Non Kristy selalu bangun siang kalau hari minggu, saat itu Bu Maya juga sedang belanja sedang Pak Budi dan Istrinya ke Gereja, saat aku meyirami taman, dari belakang kudengar Non Kristy memanggilku, “Den!! Cepat sini!!” teriaknya.
“Iya Non,” akupun bergegas kebelakang tapi aku tidak menemukan Non Kristy.
“Non.. Non Kristy,” panggilku sambil mencari Non Kristy. “Tolong ambilkan handuk dikamarku! Aku tadi lupa nggak membawa,” teriak Non Kristy yang ternyata berada di dalam kamar mandi. “Iya Non.” Akupun pergi mengambilkan handuk dikamarnya, setelah kuambilkan handuknya “Ini Non handuknya. Bahan Coli

Cerita Dewasa Dipaksa Ngentot Sama Pembantu dan Majikan – kataku sambil menunggu diluar. “Mana cepat..” “Iya Non, tapi..” “Tapi apa!! Pintunya dikunci..”Aku bingung gimana cara memberikan handuk ini pada Non Kristy yang ada didalam? Belum sempat aku berpikir, tiba-tiba kamar mandi terbuka. Aku terkejut hampir tidak percaya Non Kristy telanjang bulat didepanku. “Mana handuknya,” pinta Non Kristy. “I.. ini Non,” kuberikan handuk itu pada Non Kristy. “Kamu sudah mandi?” tanya Non Kristy sambil mengambil handuk yang kuberikan. “Be..belum Non.”
“Kalau belum, ya.. sini sekalian mandi bareng sama aku,” kata Non Kristy. Belum sempat aku terkejut akan ucapan Non Kristy, tiba-tiba aku sudah berada dalam satu kamar mandi dengan Non Kristy, aku hanya bengong ketika Non Kristy melucuti kancing bajuku dan membuka celanaku, aku baru sadar ketika Non Kristy memegang milikku yang berharga.

“Non..,” sergahku. “Sudah ikuti saja perintahku, kalau tidak mau kulaporkan perbuatanmu dengan Bu Maya pada papa,” ancamnya. Aku nggak bisa berbuat banyak, sebagai lelaki normal tentu perbuatan Non Kristy mengundang birahiku, sambil tangan Non Kristy bergerilya di bawah perut, bibirnya mencium bibirku, akupun membalasnya dengan ciuman yang lembut. Lalu kuciumi buah dada Non Kristy yang singsat dan padat. Non Kristy mendesah, “Augh..” Kuciumi, lalu aku tertuju pada selakangan Non Kristy, kulihat bukit kecil diantara paha Non Kristy yang ditumbuhi bulu-bulu halus, belum begitu lebat aku coba untuk memegangnya. Non Kristy diam saja, lalu aku arahkan bibirku diantara selakangan Non Kristy. “Sebentar Den..,” kata Non Kristy, lalu Non Kristy mengambil posisi duduk dilantai kamar mandi yang memang cukup luas dengan kaki dilebarkan, ternyata Non Kristy memberi kelaluasaan padaku untuk terus menciumi memeknya.

Melihat kesempatan itu tak kusia-siakan, aku langsung melumat memeknya kumainkan lidahku didalm memeknya. “Augh.. Den.. Den,” erangan Non Kristy, aku merasakan ada cairan yang mengalir dari dalam memek Non Kristy. Melihat erangan Non Kristy kulepaskan ciuman bibirku pada memek Non Kristy, seperti yang diajarkan Bu Maya kumasukkan jemari tanganku pada memek Non Kristy. Non Kristy semakin mendesah, “Ugh Den.. terus Den..,” desah Non Kristy. Lalu kuarahkan kontolku pada memek Non Kristy. Bless.. bless.. Batangku dengan mudah masuk kedalam memek Non Kristy, ternyata Non Kristy sudah nggak perawan, kata Bu Maya seorang dikatakan perawan kalau pertama kali melakukan hubungan intim dengan lelaki dari memeknya mengeluarkan darah, sedang saat kumasukkan kontolku ke dalam memek Non Kristy tidak kutemukan darah.

Kutarik, kumasukkan lagi kontolku seperti yang pernah kulakukan pada Bu Maya sebelumnya. “Non.. aku.. mau keluar Non.”“Keluarkan saja didalam Den..” “Aggh.. Non.” “Den.. terus Den..” Saat aku sudah mulai mau keluar, kubenamkan seluruh batang kontolku kedalam memek Non Kristy, lalu gerkkanku semakin cepat dan cepat. “Ough.. terus.. Den..” Kulihat Non Kristy menikmati gerakanku sambil memegangi rambutku, tiba-tiba kurasakan ada cairan hangat menyemprot ke kontolku saat itu juga aku juga merasakan ada yang keluar dari kontolku nikmat rasanya. Kami berdua masih terus berangkulan keringat tubuh kami bersatu, lalu Non Kristy menciumku. “Terima kasih Den kamu hebat,” bisik Non Kristy.“Tapi aku takut Non.

” kataku. “Apa yang kamu takutkan, aku puas, kamu jangan takut, aku nggak akan bilang sama papa” kata Non Kristy. Lalu kami mandi bersama-sama dengan tawa dan gurauan kepuasan. Sejak saat itu setiap hari aku harus melayani dua wanita, kalau di rumah hanya ada aku dan Bu Maya, maka aku melakukannya dengan Bu Maya. Sedang setiap Minggu aku harus melayani Non Kristy, bahkan kalau malam hari semua sudah tidur, tak jarang Non Kristy mencariku di luar rumah tempat aku jaga dan di situ kami melakukannya. Pascol

Berikut Cerita Seks Cerita Dewasa Dipaksa Ngentot Sama Pembantu dan Majikan semoga dengan membaca kisah ini bisa membuat anda semakin Joss dalam berhubungan terima kasih sudah mengunjungi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *